DI BATAS CAKRAWALA
by Nanda Abdul Karim
Di batas cakrawala aku menangis
Terdiam di atas batu dan meringis
Keterpurukan yang tiada pernah habis
Usia muda yang kian terkikis
Hingga senja nanti kita bercerita
Mulut terkunci telah habis kata
Selalu ada malam penuh derita
Pipi terbasahi air mata
Riak-riak air meleburkan perasan
Lika-liku mewarnai perjalanan
Tangan-tangan menggenggam halus harapan
Dalam senja yang akan tergantikan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar