Sabtu, 10 Mei 2014

PUISI - DI BATAS CAKRAWALA

DI BATAS CAKRAWALA
by Nanda Abdul Karim

Di batas cakrawala aku menangis
Terdiam di atas batu dan meringis
Keterpurukan yang tiada pernah habis
Usia muda yang kian terkikis

Hingga senja nanti kita bercerita
Mulut terkunci telah habis kata
Selalu ada malam penuh derita
Pipi terbasahi air mata

Riak-riak air meleburkan perasan
Lika-liku mewarnai perjalanan
Tangan-tangan menggenggam halus harapan
Dalam senja yang akan tergantikan
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar