KAU
MENANTI LELAHKU
Oleh
Nanda Abdul Karim
Ku
mencari dirimu dalam rerimbunan mimpiku yang tinggi ini. Sebagaimana gersangnya
padang ilalang, seperti itu pula hatiku yang gersang karena kemarau cinta yang berkepanjangan.
Bersemayamlah pedihku dalam jiwa yang jasadnya telah mati.
Kau tau? Sudah sedari dulu sajak rinduku menantikan
alunan rasamu yang membatu .
Kau tau? Selama ini, kaulah segala khayalku. Dan
membisulah aku dengan segala puisiku yang luka ini.
Kau tau? Telah lama aku terdiam dengan jejak ini.
Dan kau hanya terus berjalan didepanku, melewatiku.
Jangan tanyakan lagi segalanya kepadaku. Tanyakan saja kepada hatimu yang batu itu!
Kau tau? Satu senyumanmu itu adalh sejuta kepedihan
bagiku.
Dan
telah lelah langkahku menapaki bumi. Dan telah lelah jiwaku melihat langit.
Telah kurasa semua. Cukuplah terdiam dengan segala tipu daya hati. Dan kau
selalu saja menanti lelahku!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar