KAU DAN AKU DALAM CERITA TANPA NADA
Oleh Nanda Abdul Karim
Kau mendengar syair di laut biru
Aku mendengar lagu di awan putih
Apakah kita bisa bertemu di dermaga?
Dengan rupa yang telah berbeda
Tak perlu menangis menghadapi api
Tak perlu menyerah menerjang hujan
Kau menyerukan prahara hidupmu
Aku menyerukan kesengsaraan langitku
Mimpi kita habis tanpa langkah
Dan tinggal terbujur tanpa nada
Tidak ada satupun suara makna
Bisu kita yang lumpuhkan semua