TAK SEHARUSNYA ENGKAU KECEWA
Oleh Nanda Abdul Karim
Membebani akal yang diam
Bagai duri yang merajam
Bagai sembilu yang menyayat perlahan
Terik mentari memanasi jiwa
Melangkah di jalan yang bisu
Memutar angin di segala arah
Memutus asa di kebuntuan
Apa yang ada dibenakmu?
Selalukah engkau mematahkah sayapku?
Tak selayaknya engkau bertanya!
Tak seharusnya engkau kecewa!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar