Senin, 06 Oktober 2014

CERITA DALAM KATA - KALA KEHENINGAN MENERPA

KALA KEHENINGAN MENERPA
Oleh Nanda Abdul Karim

     Berjalan dalam sebuah kisah cinta. Menutupi segala api yang membakar hati. Menepuk embun di sepanjang perjalanan cerita lainnya. Menebar sunyi di antara nyanyian mimpi. Peluh membasahi seluruh rada yang melemah dan usang.

      Sempit akal berimajinasi dalam pagi. Menguat sakit yang menghubungi sisa-sisa dari cinta yang telah mati. Menolak dan melupakan keberadaan air yang mengalir deras. Melekatkan akal dalam keheningan yang memenuhi celah-celah hati yang kosong.

      Kala keheningan menerpa, semua telah berlalu ditinggal waktu. Mereka berjalan walau hanya sebentar. Mereka melangkah walau kaki gemetar. Telah meleleh lilin yang kupasang. Tiada lagi terang dalam fikiran yang kelam penuh kehitaman.
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar