KARENA PERSATUAN
By Nanda Abdul Karim
Seperti menatap kesuraman mimpi
Tinggalkan segelintir rasa di sudut jiwa
Membebani masa yang teruslah berjalan
Di tenangkan angin yang menerpa jiwa
Tiada malam dan siang semua sama
Berbekasa luka yang teramat perih
Tak tertahankan amarah
Jiwa ini terus menentang penjajahan
Terluapkan emosi penuh darah perjuangan
Tak peduli seperti apa rupanya
Hidup di tengah siksaan bathin
Tiada iba demi satu nusa bangsa
Hingga nafas berhenti seketika
Telah merasa tenang penuh percaya
Rintihan sakit berbuah kebahagiaan
Keiginan yang selama ini hanyalah angan
Derasnya air mata mengalir indah
Kemenangan tercapai di atas tanah surga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar