TETAPLAH BENDERANG
Oleh Nanda Abdul Karim
Hujan bertaburan dimana-mana
Seperti air mata dalam jiwaku
Terus menetes membasahi dunia
Matahari hanya diam memandangi
Menahan kehancuran tentang hati
Terbit dalam harumnya bunga mawar
Wahai dunia lihatlah aku disini
Tak kuat melawan kerasnya arusmu
Tegakkanlah aku diatas tingginya pundakmu
Berdiri dengan gerak menghentak
Memikul beban yang menyiksa hidupku
Dimanakah engkau berada sang fajar?
Apakah engkau hanya diam begitu?
Bangkitlah disaat engkau terjatuh
Seperti aku yang mengikuti arahmu
Jadilah penerang yang tetap bersinar
Tak perlu engkau ragu mencobanya
Aku tetap setia menanti hadirmu
Dengarkanlah suara dan nyanyian hatiku
Hadirlah kembali bersama cahaya,
Wahai sang penerang
Oleh Nanda Abdul Karim
Hujan bertaburan dimana-mana
Seperti air mata dalam jiwaku
Terus menetes membasahi dunia
Matahari hanya diam memandangi
Menahan kehancuran tentang hati
Terbit dalam harumnya bunga mawar
Wahai dunia lihatlah aku disini
Tak kuat melawan kerasnya arusmu
Tegakkanlah aku diatas tingginya pundakmu
Berdiri dengan gerak menghentak
Memikul beban yang menyiksa hidupku
Dimanakah engkau berada sang fajar?
Apakah engkau hanya diam begitu?
Bangkitlah disaat engkau terjatuh
Seperti aku yang mengikuti arahmu
Jadilah penerang yang tetap bersinar
Tak perlu engkau ragu mencobanya
Aku tetap setia menanti hadirmu
Dengarkanlah suara dan nyanyian hatiku
Hadirlah kembali bersama cahaya,
Wahai sang penerang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar