Sabtu, 02 November 2013

PUISI - TETAPLAH BENDERANG

TETAPLAH BENDERANG
Oleh Nanda Abdul Karim

Hujan bertaburan dimana-mana
Seperti air mata dalam jiwaku
Terus menetes membasahi dunia
Matahari hanya diam memandangi

Menahan kehancuran tentang hati
Terbit dalam harumnya bunga mawar
Wahai dunia lihatlah aku disini
Tak kuat melawan kerasnya arusmu

Tegakkanlah aku diatas tingginya pundakmu
Berdiri dengan gerak menghentak
Memikul beban yang menyiksa hidupku
Dimanakah engkau berada sang fajar?

Apakah engkau hanya diam begitu?
Bangkitlah disaat engkau terjatuh
Seperti aku yang mengikuti arahmu
Jadilah penerang yang tetap bersinar

Tak perlu engkau ragu mencobanya
Aku tetap setia menanti hadirmu
Dengarkanlah suara dan nyanyian hatiku
Hadirlah kembali bersama cahaya,
Wahai sang penerang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar