Senin, 08 Desember 2014

PUISI - MENGAPAKAH JEMU?

MENGAPAKAH JEMU?
Oleh Nanda Abdul Karim

Persoalan ini sungguh hitam
Tak ada lagi syair bergema
Anjing melolong ketakutan
Balok-balok kayu menghantamnya

Rahasia ini memang sungguh rahasia
Tak ada yang takjub
Tak pun ada yang membacanya
Dan tak ada yang menjumpai

Dan inilah sebenarnya "sesuatu" itu
Dalam bosanku kepada sajak
Hingga larut malam aku berkabut
Mengenang angin di barat sana

Mengapakah jemu?
Kata yang tak seharusnya berlaku
Semestinya tak begini
Dapatkah dilepas dari imaji?
   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar