Rabu, 25 Februari 2015

CERITA DALAM KATA - LEMBARAN MIMPI



Lembaran mimpi
Oleh nanda abdul karim

        Lembaran mimpi. Rangkaian cerita yang tenang dan pudar. Berpecah khayal dalam setiap halaman. Tinta akal terus menetes tanpa terkecuali, merajut kata yang penuh makna. Garis-garis lentera menerangi samudera jiwa, lalu ia redup tanpa pesan. Mendengar suara mereka dalam masu lalu tanpa benang, di tengah penghitaman kalbu yang perlahan hilang.
       
        Pantaskah berbangga? Memandang paras waktu yang terparuh tudung senja. Tiada sebuah pengharapan di dalam pemikiran, walau kidung alam terus berbisik. Jejak mereka pada tanjakkan hanyalah awal, hingga terjangan kepedihan menyerangnya. Tiada satupun menyaksikan, mereka terus berpaling dari kehidupanku.

        Begitu rapatkah kebencian di dalam hati? Masa lalu kehidupanku melebur dalam debur ombak yang membenamkan benih awan. Lalu, masih layakkah suara bergema dengan syair?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar