Kamis, 05 Februari 2015

PUISI - SEPI TERUS MENANTI KE PERSEMAIAN



SEPI TERUS MENANTI KE PERSEMAIAN
Oleh Nanda Abdul KArim

Selembar kertas putih
Tertuang oleh tinta yang bernama keinginan
Melepas aroma kehangatan senja
Salahkah aku dan permohonanku?

Hening malam tanpa nyanyian
Rinduku hanya tersampai dalam selembar kertas
Rindu yang serupa
Rindu yang teruntai di tengah gerimis

Tak pernah terjamah
Walau mega merah mengandung sejuta kata
Daku tak mampu tersenyum
Sepi terus menanti ke persemaian



Tidak ada komentar:

Posting Komentar