DAPATKAH KAU RESAPI
OLEH NANDA ABDUL KARIM
Saat kita meneguk rintik-rintik
kerinduan, adakah kau rasakan kebersamaan kita? Ataukah kau hanya membiarkan
kita tak menyala?
Diriku enggan untuk berbisik di
telingamu, hanya karena engkau memiliki dua bola mata yang tak bersinar. Aku
tahu kau tak buta, tapi apakah engkau selalu merasakan apiku yang hangat ini?
Dapatkah kau resapi segalanya di
sukmamu? Adakah kau dengarkan kala aku menyerukan rasaku kepadamu? Tentang
semua keinginan hatiku kepadamu?
Mungkin bukan aku yang terindah, aku
hanyalah salju yang meleleh di jiwamu kala musim panas telah datang. Datanglah,
datang dalam kegelapan hatiku, tempatkan lentera hatimu dalam sudutnya, agar ku
dapat merasakan hangatmu di kala aku sepi menyendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar