Senin, 26 Januari 2015

PUISI - APALAGI SEKARANG?




APALAGI SEKARANG?
OLEH NANDA ABDUL KARIM

Apalagi sekarang?
Sudah tampakkah pengaduanku ini?
Terus, apalagi sekarang?
Sudah datangkah kepedulian nurani?

Paras-paras layu terbaring
Mereka diam dalam ketidaktahuan
Piano-piano nyawa berdenting
Mereka menari menunggu keilhaman

Merekalah nyawa dalam senyapnya ruang
Tempat menyendiri di ujung takdir
Mereka tiada menahu tentang siang
Tempat cerita mereka menunggu keringnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar