APALAGI
SEKARANG?
OLEH
NANDA ABDUL KARIM
Apalagi
sekarang?
Sudah
tampakkah pengaduanku ini?
Terus,
apalagi sekarang?
Sudah
datangkah kepedulian nurani?
Paras-paras
layu terbaring
Mereka
diam dalam ketidaktahuan
Piano-piano
nyawa berdenting
Mereka
menari menunggu keilhaman
Merekalah
nyawa dalam senyapnya ruang
Tempat
menyendiri di ujung takdir
Mereka
tiada menahu tentang siang
Tempat
cerita mereka menunggu keringnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar