Senin, 10 Maret 2014

CERITA DALAM KATA - MUSIM GUGUR



MUSIM GUGUR
By Nanda Abdul Karim


        Ranting-ranting pohon menjatuhkan helaian daun yang begitu indah. Berguguran dengan begitu nyamannya. Lantunan irama-irama syahdu menjadikan musim gugur menyentuh kalbu.
        Awan-awan terus berjalan melewatkan hamparan yang sangat luas. Gemericik air danau menyatukan perasaan damai. Tirai-tirai senja akhirnya tertutup, seiring warna-warna lentera menerangkan perjalanan. Bisingnya jalanan dengan orang-orang yang berlalu lalang semakin mengartikan bahwa dunia penuh dengan nafas kehidupan.
        Lalu aku duduk di antara rerindangan pohon yang menyejukkan hati. Denting-denting menyaringkan suasana yang awalnya senyap. Lanta-lantai yang beralaskan tanah gersang semakin menenggelamkan jiwa-jiwa dalam kepahitan.
        Syair-syair kerinduan menusuk kalbu para insan yang membawa mereka ke atas awan kebahagiaan. Kepakkan iramanya melayangkan sayap-sayap yang mulai rapuh. Lalu terjatuh menghempas tanah bumi yang keras.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar