Senin, 31 Maret 2014

PUISI - KEMBALINYA HARAPAN



KEMBALINYA HARAPAN
By Nanda Abdul Karim

Serangkaian pilu masih terbayang
Kelu lidah kian meradang
Bayang-bayang  mulai memudar
Bunga-bunga mati terselimuti kemarau

Hingga kini aku masih terdiam
Menatap langit yang menghilang
Menanti hujan yang tiada datang
Menunggu pelangi datang mewarnai

Guratan pena tertulis nyata
Bersama alam yang mulai buta
Keluhan tak lagi bermakna
Harapan seakan sirna

Lalu mentari datang membawa damai
Awan putih mulai berjalan
Dengan alunan nada-nada hati
Hujan pun turun membasahi bumi

Kini hatiku telah terobati
Duniaku kini tersenyum indah
Mataku menatap tajam harapan
Setelah sekian lama tenggelam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar