Rabu, 19 Maret 2014

CERITA DALAM KATA - SEBUAH TANDA TANYA BESAR (?)



SEBUAH TANDA TANYA BESAR (?)
By Nanda Abdul karim

Ada kata yang sebaiknya tak di ucapkan, bukan karena tak ada yang mendengarkan, tapi karena akan melukai perasaan seseorang.
Ada saatnya semua harus berubah, karena tanpa perubahan kita bukanlah apa-apa. Kita tidak perlu tau orang lain butuh kita atau tidak, yang terpenting adalah kita selalu ada untuk mereka. Perubahan memang tidak menjamin perbaikan, namun tidak ada perbaikan yang bisa dicapai tanpa perubahan. Semua perjalanan butuh proses. Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil. Jika semua yang kita kehendaki selalu kita miliki, darimana kita belajar ikhlas?
Kita tak bisa menentukan jalan hidup seseorang dengan sebuah celotehan, karena kita hanyalah manusia, bukanlah Tuhan. Rencana Tuhan kita tidak pernah tau, bumi akan terus berputar dengan semesta lainnya. Jika Tuhan berkata berhenti, maka berhentilah kita dan semuanya.
        Didalam diri ini tiada yang lebih kuat dan hebat selain kesabaran hati. Kesabaran seseorang dapat terlihat dari apa yang seseorang katakan dan lakukan saat kesempitan menghimpitnya. Orang yang hebat bukanlah orang yang hidup tanpa masalah, melainkan yang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang ada di hidupnya.
        Mereka yang di luar sana merasa hebat saat dimana di antara mereka membantu seorang pecundang yang lemah dan lebih suka mengucapkan 1000 kata hina daripada mengucapkan 1 kata penuh makna. Dan terkadang di antara mereka lebih suka menutupi setitik kemunafikkan yang baunya sangat busuk dan menyengat. Dan di setiap helaan nafas, kita selalu berada di ujung kematian.
        Sebuah tanda tanya besar terus mengusik fikiran ini. Apa maksud dari semua kata-kata yang ada di dalam sebuah cerita? Apa arti dari semua langkah yang berjalan menyusuri bumi?
        Kembali lagi ke masa lalu dan kenanglah dirimu di masa lalu, lihatlah dirimu dimasa kini dan bayangkanlah dirimu dimasa masa depan. Jangan pernah menilai seseorang dari masa lalunya, karena dulu kita juga pernah hidup di dalamnya.
        Jadi, apa yang seharusnya kita lakukan jika semua jiwa para insan terbelenggu oleh sebuah rasa  BENCI???
       
       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar