Senin, 31 Maret 2014

PUISI - TERBUNUH!



TERBUNUH!
By Nanda Abdul Karim

Pancaran cahaya ke segala penjuru
Riang berwarna gelombang rasa
Terus menembus langit langkawi
Berayun keras tergerus panas

Berkelana jauh bermandikan peluh
Duka lara menumpuk satu
Kusut muka kusam merana
Sayup-sayup suara mendayu-dayu

Aku bertemu di titik jemu
Terjaga selalu tiada menahu
Mengembara kaki tenggelam sunyi
Tak satu pun terjelajahi

Bagai merangkak di unggunan api
Terpanggang hangus menjadi halus
Terpulas terkulai lemas
Terpenjara bermuram durja

Aku di bunuh sekeliling dunia
Nyawa hilang mimpi terhenti
Derita ini tertulis lirih
Tinggalah aku sendiri mati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar