IMPIAN BESAR
by Nanda Abdul Karim
Termenung dalam buaian senja
Seperti mimpi yang tak pernah berarti
Raga-raga mereka masih terasa seperti dahulu
Namun, jiwa-jiwa mereka telah terganti keangkuhan
Ku sulam benang-benang kebahagiaan
Ku rekatkan erat di palung jiwaku
Menyibak tabir di balik tirai-tirai dunia
Menggantungkan asa dengan penuh keyakinan
Rindu kepada putihnya jemari
Gelas-gelas terhempaskan dengan perlahan
Ku letakkan titik-titik nadi di balik awan putih
Dan datang mengambilnya dengan roda putar bumi
Ku gubah setiap kiasan dengan lembutnya
Menghantarkanku kepada bayang-bayang rasa
Ku tuangkan impianku bersama tulisan ini
Yang membuat jalan-jalan terbuka untuk ku lalui
Tidak ada komentar:
Posting Komentar